home

Rabu 04 Mei, 2016

Jemaah Haji Indonesia Pulang Dengan Pesawat Khusus

Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) RI Nila F Moeloek menerima pasien Hj. Culan Kasim binti Kasim (55) dari Kerajaan Arab Saudi di Bandara Halim Perdanakusuma.

Pasien tersebut terserang heat stroke pada ketika peristiwa Mina di Arab Saudi pada 24 September 2015. Kemudian, Hj. Culan mendapat perawatan insentif dari RS Garda Nasional selama sekitar 8 bulan. Melihat kondisi Hj. Culan dan semangat hidupnya yg tinggi, petugas Garda Nasional Saudi Arabia, Nikmah Nur Hasan Matasif dan Zuheir Thahir Abdurrahim Jawa menolong menjembatani proses pemulangan pasien tersebut antara pemerintah Indonesia dan Kerajaan Saudi Arabia.

“Hj. Culan dibawa dengan memakai pesawat khusus Medevac (Aeromedical Evacuation) ini seperti ambulance udara dari bandara International King Abdul Aziz Jeddah pada pukul 19.00 waktu setempat dan datang di bandara Halim Perdanakusuma pada pukul 12.00 wib. Setidaknya, keberadaan Hj. Culan telah di tanah air dan lebih dekat dengan keluarga, meskipun rumahnya di Padang,” kata Menkes RI Nila F Moeloek ketika ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (01/05/2016).

Pemulangan Hj. Culan ini yaitu bentuk pemulangan istimewa sebab proses yg dikerjakan cuma memakan waktu sekitar 5 minggu. Kejadian ini juga menjadi yg pertama dalam sejarah perhajian Indonesia. Sebelumnya, pemulangan jemaah sakit yg memerlukan fasilitas khusus seperti ventilator sudah berulang kali diusahakan oleh Kantor Urusan Haji Indonesia (KUHI) KJRI Jeddah. Namun, hal itu tak mampu dikerjakan mengingat tak ada maskapai regular yg bersiap dengan ventilator.

Hanya Medevac yg menyediakan hal demikian. Dana yg dikeluarkan pun tak sedikit bagi pemulangan Hj. Culan ke tanah air. Biaya yg dikeluarkan lebih dari Rp. 2 Miliar.

“Biaya kepulangan ibu ditanggung oleh Kerajaan Saudi Arabia, aku sangat berterimakasih sekali kepada segala pihak baik dari Kerajaan Saudi Arabia maupun dari Kementerian Kesehatan,” ujar Andi anak dari Hj. Culan.

Setibanya Hj. Culan di Bandara Halim Perdanakusuma, dia segera dibawa memakai ambulance menuju RS. Fatmawati buat menjalani perawatan lanjutan.

“Saat ini sedang dibawa ke RS. Fatmawati dan mulai dimasukkan ke ICU,” tambah Menkes RI.

Heat Stroke yaitu salah sesuatu ancaman kesehatan untuk jemaah haji sampai 10 tahun mendatang sebagai konsekuensi periode haji yg bersamaan dengan musim panas di Arab Saudi. Untik itu Menkes mengimbau calon jemaah haji buat senantiasa menjaga keadaan buat tetap sehat melalui Pemeriksaan Kesehatan dan Pembinaan Kesehatan.

Sumber:

http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2292314/jemaah-haji-indonesia-pulang-dengan-pesawat-khusus