home

Rabu 26 Okt, 2016

Masih Berisiko DBD Meski Divaksin? Dokter: Lebih Ringan Dan Tak Komplikasi

Jakarta, Meskipun telah diberikan vaksin dengue, risiko bagi terjangkit penyakit ini tak dapat benar-benar hilang 100 persen. Namun istimewanya, seandainya telah divaksin biasanya penyakit yg menginfeksi mulai jauh lebih ringan dan tanpa komplikasi.

Demikian disampaikan oleh dokter spesialis anak RS Cipto Mangunkusumo, Prof Dr dr Sri Rezeki Hadinegoro, SpA(K), dalam konferensi media masa peluncuran vaksin dengue di Hotel Borobudur, Selasa (25/10/2016).

“Di dunia ini tak ada yg sifatnya 100 persen ya. Tapi kalau hasil studi 65,6 persen dari responden dapat dicegah, ini aku kira satu yg besar buat kesehatan masyarakat,” tutur Prof Sri.

Yang perlu diingat, kalaupun telah divaksin tetapi tetap masih kena, maka Prof Sri menuturkan pada umumnya infeksi yg menyerang mulai lebih ringan dan tak ada komplikasi.

“Itulah istimewanya vaksin. Selain vaksin, tindakan yang lain yg perlu dikerjakan ialah bahwa penyakit infeksi terus ada interaksi. Mulai dari pejamu atau host, penyebab dan lingkungan,” imbuh Prof Sri.

Pejamu atau host ialah manusia, penyebabnya ialah virus dengue yg ditularkan dari nyamuk, dan lingkungan ialah kondisi di sekitar keduanya. Prof Sri menuturkan, seumpama seseorang telah diimunisasi namun kebersihan lingkungannya masih jorok dan banyak barang bekas, maka nyamuk mulai tetap banyak dan berpeluang menyebarkan virus dengue.

Baca juga: Cegah DBD, Vaksin Dengue Akhirnya Tersedia di Indonesia(ajg/up)
Sumber: http://health.detik.com
Terimakasih sudah membaca artikel kami seputar Kesehatan dengan tema Masih Berisiko DBD Meski Divaksin? Dokter: Lebih Ringan dan Tak Komplikasi. Semoga bacaan tersebut bermanfaat dan dapat menambah pandangan pembaca semua. Salam Indonesia sehat.