home

Selasa 25 Okt, 2016

Terinfeksi Ebola Saat Merawat Pasien, Perawat Ini Tuntut Rumah Sakit

Jakarta, Seorang perawat yg terinfeksi Ebola ketika merawat pasien di Amerika Serikat menuntut rumah sakit yg mempekerjakannya. Meski tak sampai di pengadilan, perawat tersebut tetap mendapat kompensasi dari rumah sakit.

Nina Pham yaitu perawat yg bekerja khusus buat bangsal infeksi di Texas Health Presbyterian Hospital, Dallas, Amerika Serikat. Texas Health Presbyterian Hospital yaitu rumah sakit yg merawat Thomas Duncan, pasien Ebola pertama di Amerika Serikat pada tahun 2014 lalu.

Pham dan sesuatu rekannya positif tertular Ebola dari Duncan. Setelah menjalani masa perawatan dan dinyatakan sembuh, Pham menjadi simbol perlawanan Amerika Serikat terhadap Ebola. Ia pun sempat diminta buat bertemu dgn presiden Barack Obama.

Baca juga: Trauma Membekas, Ibu-ibu Hamil di Afrika Barat Hindari RS karena Takut Ebola

Tuntutan bermula setelah rekaman video percakapan Pham dgn seorang dokter diberikan ke media massa oleh pihak rumah sakit. Pham menyebut hal tersebut melanggar privasinya karena penyebaran video tersebut tak diberitahukan kepadanya sebelumnya.

Selain itu, wanita keturunan Vietnam ini juga menyebut dirinya digunakan sebagai ‘public relations icon’ setelah rumah sakit memakai berbagai foto dan video dirinya buat tujuan komersial. Rumah sakit juga menyebut Pham menjalani pengobatan dgn baik, padahal ia sempat berjuang melawan kematian ketika proses penyembuhan.

Terakhir, Pham merasa dirugikan karena pihak rumah sakit tak menyediakan sarana dan prasana medis yg memadai buat menghindari risiko infeksi dari pasien. Menurutnya, kelalaian rumah sakitlah yg menyebabkan ia dan sesuatu orang rekannya mampu terinfeksi Ebola.

“Aku mengalami kebotakan, nyeri hebat, insomnia hingga mimpi buruk meski telah dinyatakan sembuh dari Ebola. Rumah sakit harus bertanggung jawab terhadap hal-hal ini,” ungkap Pham dalam wawancara media dua waktu lalu.

Kasus ini sempat bergulir di pengadilan. Namun pihak Texas Health Presbyterian Hospital, Texas Health Resources dan Pham telah melakukan rapat pribadi. Diputuskan masalah ini akhirnya diakhiri secara kekeluargaan dgn pihak rumah sakit memberikan sejumlah uang ganti rugi kepada Pham.

“Pihak Texas Health Presbyterian Hospital dan Nona Pham telah mencapai kesepakatan bagi menarik problem dari pengadilan. Harapan terbaik diberikan bagi kedua belah pihak,” tutur pernyataan dari Texas Health Presbyterian Hospital, tanpa merinci lebih jauh apa saja kesepakatan yg telah dicapai, dikutip dari Reuters.

Baca juga: Beragam Gejala Baru yg Timbul Pada Survivor Ebola(mrs/up)
Sumber: http://health.detik.com
Terimakasih sudah membaca bacaan kami seputar Kesehatan dengan subjek Terinfeksi Ebola Saat Merawat Pasien, Perawat Ini Tuntut Rumah Sakit. Semoga tulisan tersebut bermanfaat dan bisa memperluas pemahaman sahabat semua. Salam Indonesia sehat.